Monday, December 27, 2010

Airport

In the airport, people comes, people gone. They come with destination, they come with their own business.
Banyak orang dalam sehari yang pergi ke airport, menjadikan airport seperti sebuah arena yang buat saya unik karena agaknya airport seperti sebuah persinggahan yang nggak mengikat, sebuah tempat di mana berjuta-juta (?) manusia bisa datangi secara bersama-sama tanpa ada janji, dan di mana keramaian terjadi tanpa perlu adanya saling-kenal antara semua manusia di dalamnya.

Saya, seperti beberapa orang pada umumnya, juga merupakan tipe orang yang cukup suka memerhatikan 'orang yang lewat di airport', LOL. Because it DOES so interesting!

Kadang, kalau kedapatan bengong nungguin boarding, memang menyenangkan melihat-lihat rupa-rupa orang yang berlalu lalang di airport.
Orang-orang yang melangkah sendiri atau bergerombol, bermuka serius atau riang...
Rasanya lucu juga mengetahui betapa kita nggak tahu kehidupan seperti apa yang mereka jalani, ke mana mereka akan pergi, dari mana mereka datang.
Memikirkan apakah mungkin kita bisa melihat orang-orang itu lagi, haha

Orang-orang itu datang dengan tujuan, mereka hanya akan lewat dengan kemungkinan kecil untuk 'kembali' ke depan kita.
Perempuan cantik yang gaya dan seorang diri menggeret koper mungilnya...
Keluarga yang kelihatan harmonis dengan obrolan antar orangtua dan mungkin satu-dua celotehan antar-saudara...
Orang-orang dengan berbagai gaya dan penampilan...
Warga asing yang bisa membuat geleng-geleng kepala atau terpaku kagum sejenak, mungkin karena rupa yang sedikit terlalu rupawan atau rambut mereka yang kadang sewarna madu...

Pertanyaannya hampir sama, ke mana mereka akan pergi? Darimana mereka datang?

Eiffel


Eiffel do make me i n l o v e :p
(image source: tumblr, wishthemluck)

Wednesday, December 22, 2010

Adam Young


inspiredbyadam

I am just wishing that someday I can watch him play his music LIVE.
He does looks 'sweaty' and tired in that pics above, but I do think he's awesome xD. Thanks to inspiredbyadam (from who I took this pic, via tumblr). LOL

Maybe next time... I could sing 'along' with him, while he's on stage, his geeky reflection in my eyes, and I'm in the crowd... sing along, of course.

Sunday, December 19, 2010

Dari Lirik Turun Ke Hati

Baru-baru ini saya mendownload dua full album The Script. Yep, mulai yang perdana berjudul 'The Script' dan yang terbarunya, 'Science and Faith'. And, believe me, you must do that too! Because they have really awesome songs xD

Lagu-lagunya mempunyai sesuatu yang saya suka banget... Entah kenapa, sekalipun kebanyakan lirik mereka menyiratkan kesedihan, tapi yang bikin saya sukasuka banget adalah gimana mereka menyanyikan (?) dan memainkan lirik tersebut dengan cara-cara yang tidak melulu mellow, tapi tetap dengan efek yang terasa bangeet xD. Bahkan, saking sukanya saya jadi merasa 'klik' dengan lirik-liriknya, lol. Dan entah kenapa banyak membuat saya jadi lebih banyak merasa 'mellow' dan tenggelam di dalamnya. Haha.

If you ever come back...
Apakah 'kamu' kembali? Jika kamu pernah kembali...
Haihaih, itu penggalan lirik lagu The Script yang ngena sekali, memang (dengan judul sama dari quote di atas, dari album Science and Faith, yang mana merupakan album yang sangat saya rekomendasikan :p). Sepertinya memang semua lagunya The Script entah kenapa terasa cocok-cocok saja buat saya nih akhir-akhir ini.

If you see how much I'm hurting...
Kalau yang ini dari yang judulnya 'Nothing'. Selalu sukses membuat saya melamun selama sepersekian detik saat mendengarnya. Kalau 'kamu' melihat betapa 'sakitnya'...

My heart is saying no, but my heart keeps giving in.
Yang di atas diambil dari lagu yang judulnya 'Anybody There', dan well, saya selalu merasa lagu ini 'kena' banget buat saya, terlepas dari apapun maksud lagunya sebenarnya. Terlebih kalau udah ke bagian yang
But I won't care, cause I won't know, anybody there...
*sighed



Terus ada satu lagu yang secara khusus saya dengarkan, judulnya 'Long Gone and Moved On'. Ah, ini lagu bahkan sudah mencuri hati saya sebelum saya mendengarnya untuk pertama kali. Dan ternyata memang setelah didengerin... speechless.

Cause I still don't know how to act, don't know what to say
Still wear the scars like it was yesterday
But you long gone, you moved on
But you long gone, you moved on...

Benar-benar terasa seperti mendengarkan diri saya sendiri :'
Jadi sering membuat saya me-rewind pikiran tentang diri saya yang masih 'terperangkap' tapi harus menerima kalau 'dia' sudah lama pergi dan terus berjalan, dan terus.

From this moment on, I'm changing the way I feel, yeah
From this moment on, it's time to get real
Dan akhirnya, nggak hanya sekali, saya harus bisa menata kembali semua yang saya rasa.
No I can't keep thinking that you're coming back, no.
Cause I got no business knowing where you're at, no.
But it's gonna be hard, cause I have to wanna heal
And it's gonna be hard, the way I feel, that I have to get real...
Dan, harus selalu berusaha 'melupakan' dan menyembuhkan diri saya sendiri, sekalipun susah. Untuk menghadapi kenyataan yang ada, apa yang sudah terjadi.
Maaf, ini hanya posting curhat gak jelas, bahkan mungkin sekedar lamunan saja -___- LOL

Hei, saya baru mengcustomze template di sini! Memang masih standar, tapi saya senang melihat blog saya sekarang. Cerah gitu lah. Semoga hari-hari saya juga bisa selalu begitu :) hhe.

Cherio!

Saturday, December 04, 2010

Refresh, and Some Outpouring

Just refreshen this journal (?)... I decided to change the whole layout. Include the widgets, which then makes me must enter the link list again ONE BY ONE, LOL. Quiet a much work for me, but I am relieved because it looks as the same as I wanted to^^

Anyways, I think I surpass some links in this re-enter, so if you already put my link on yours then found out that your link are not shown in the 'See Outside'... You MUST let me KNOW. Okay?

It's still a four days left to the end of semester test, and weeell I just take a nice refresh time by online in the laptop and surf the net anyway LOL

Lot of things happen, lot of feelings occured.

Sometimes you need to accept the fact that maybe what makes you suffer are not as as big as the other, especially if (s)he is your own friend, when you want to talk about your problems, you found out that she's not well, so you must deny your feelings and understand her.

Actually I just feel a rather wounded by some reasons, currently.

Is it always me to be the one who understand?
Is it always me who need to be blame?
Is it always me who must pretended?
Is it always me who always swallow that 'Your pain is just the same like me' and acted like 'I am fine, yeah we share the same feelings', but am I always need to stay quiet and shut my mouth, bury all my pains that can not be poured?

Is it always me? Who always listen that 'you need to try if you think it is' and must saying nice solution to you if you saying something like me too?

Damn...

I wish I can just spit this out, telling how I've tried to do what she said, how I try to understand.

but still it;s really HURTing me.

.
.
.
No it don't breakeven...

Friday, November 19, 2010

What? What Happened?

No. It just like I'm abandoning this blog like, forever. #slapped

I don't know. I might blamming my school assignment(s) and maybe my own unsteady-feelings-and-moods-as-a-teenager.

Recently, I'm much more distracted by Fanfiction...

Well. What that maybe happened is... I had done some new collaboration-fanfictions, and then I am distracted by my own laziness and my mood, and then I'm distracted by a One Piece Fanwork Forum Project named Romance Dawn: Indonesian One Piece Fanwork Forum.

Fortunately, and thankfully, me and my friend Amel a.k.a Voc (whom also my collab-partner) can finished the 'buliding' of Romance Dawn and we currently we have... like 32 members already. :D thanks to all the Moderators who 'volunteered' themselves to maintain the forum...
So if you like One Piece and wants to share and discuss about One Piece Fanworks like Fanfics, Fanart, etc. (but yes of course that's not only what you can discuss there anyway :p)

Okay. That's one thing.

Besides that, I am just feeling like, uh myyy why there's a lot of assignment waitingg? #LOL
Like tonight, actually I expected myself to start working on my physics assignment, yea I'm already trying to collect some datas and references, but I think I still not found the appropriate way to make it as the main explanation of my topics: 'Society's Role in Developing Cultural-Politics'
Oh, I really don't know what's my teachers expectation with giving this such assignment to an unsteady-teenager-student, like me. But thankfully again, I am working this in group, so maybe I can just talk to them. Although I have no idea about what I should discuss with theeem.

That's another thing.

And now, I'm just wondering about my nearly End of Semester Test, considering my Mid-Test that aren't really make me satisfied, with Chemistry and Physics that still needs more attention (anyho, what kind of attention, eh? #kicked). I just feel like, oh my why does almost all of my classmates can get enough scores in all the subjects and I don't...?

Well. Whatever it is, I need to prepare myself. For anything. *sighed

Some more, I am currently thinking about a blast of an original fiction. I'm already wrote a few lines in my notebook but to continue it again, I still don't have the point, where will I make that story go. What a phatetic.

Out of that, I still can't be spared with music... (who could, anyway?)
But although I'm already proclaimed myself that I REALLY LOVE ADAM YOUNG'S MUSIC #throwned...
Apparently, I am in the mood of some The Script's (Breakeven, Nothing, The Man Who Can't Be Moved---For me they have a rather really saad song but they made it really...different and not mellow that I really liked it :D), some piece of Anime Soundtrack (Faith-Ruppina, Yellow Moon-Akeboshi, Konna ni Chikaku de-Crystal Kay...) , and I'm still wanting to explore Instrumental music, because I have not much of it. Maybe the most notables instrumental that I have until now are My Memory (Winter Sonata OST-violin and piano), I Know (OST Boys Before Flowers-saxofon. Oh my am I already tell you that I LOVE SAXOPHONE although I can't play it?), and... uhm... I think that's it. So I need some suggestions of where I can FREELY download instrumental songs? I need some relaxing and peaceful touch now LOL

Yuppa night is growing late and I think I have enough un-important rambling here.

Friday, October 15, 2010

Monday, September 27, 2010

Dari Tanggal Lahir Nyambung ke Pahlawan


21 Februari 1939 Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean dilahirkan di Jakarta. Ia adalah ajudan dari Jendral Abdul Harris Nasution (ABRI) pada era Soekarno. Ia menjadi salah satu korban peristiwa 30 September 1965. Pierre Tendean sendiri ditangkap oleh segerombolan penculik dan dibunuh di Lubang Buaya. Sumber : http://id.wikipedia.org

Informasi di atas saya dapatkan ketika pada suatu malam (?) saya sedang berkelana mencari bahan buat tugas sejarah dan dalam pencarian saya di Google saya menemukan web ini. Di situ ada semacam 'fitur' untuk mencari tahu 'peristiwa apa yang terjadi pada tanggal lahirmu' dan saya pun mencobanya. Jarang-jarang sih ada yang seperti ini saya temukan.

Ah. Tanggal berapa ini? Tanggal 27 September ya? Jadi saya rasa pas-pas saja saya mengepost sesuatu yang menyinggung tentang peristiwa G30S/PKI. #maksa

***

Kapten Anumerta Pierre Tendean tentunya bukan nama yang asing lagi untuk kita warga negara Indonesia yang tahu sejarah Indonesia tentang Peristiwa G30S/PKI. Beliau termasuk salah satu tokoh yang gugur dalam peristiwa kelam itu dan namanya bukan nama yang jarang disebutkan dalam buku sejarah kita (catatan : Anda belajar Sejarah 'kan?).

Baru saja karena saya jadi merasakan sebuah ketertarikan untuk mencari tahu lebih banyak soal alm. Pierre Tendean, saya pun kembali datang ke Google dan mencari tahu. (maksudnya mencari tentang Pierre Tendean, bukan tahu).

Nah. Inilah satu 'artikel' tentang alm. Pierre Tendean yang mau saya pasang saja di sini sebagai sebuah 'pengingat tentang seperti apa orang bersejarah yang tanggal lahirnya sama dengan saya'. Artikelnya diambil dengan sederhana dari sini.

Pierre Tendean dilahirkan di Jakarta pada tanggal 21 Februari 1939, putera dari DR. A.L Tendean yang berasal dari Minahasa, sedang ibunya seorang berdarah Perancis bernama Cornel ME. Pierre adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakak dan adiknya semua wanita, sehingga sebagai satu-satunya anak lelaki dialah tumpuan harapan orang tuanya.
Sesudah Pierre tamat dari SD di Magelang, meneruskan ke SMP bagian B dan kemudian ke SMA bagian B di Semarang. Setelah tamat dari SMA orang tuanya menganjurkan agar Pierre masuk Fakultas Kedokteran. Akan tetapi Pierre telah mempunyai pilihan sendiri, ingin masuh Akademi Militer Nasional, dan bercita-cita menjadi seorang perwira ABRI.

Pierre memasuki ATEKAD Angkatan ke VI di Bandung tahun 1958 dan dilantik sebagai Letda Czi tahun 1962. Setelah mengalami tugas, antara lain sebagai Danton Yon Zipur 2/Dam II dan mengikuti Pendidikan Intelijen tahun 1963 serta pernah menyusup ke Malaysia masa Dwikora sewaktu bertugas di DIPIAD, maka pada tahun 1965 diangkat sebagai Ajudan Menko Hankam/Kasab Jenderal TNI A.H. Nasution dengan pangkat Lettu.
Dalam jabatan sebagai Ajudan Jenderal TNI A.H. Nasution inilah Pierre Tendean gugur sebagai perisai terhadap usaha G 30 S/PKI untuk menculik/membunuh Jenderal TNI A.H. Nasution.
Di saat gerombolan G 30 S/PKI masih dan berusaha menculik Pak Nas pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965, Pierre yang saat itu sedang tidur di paviliun rumah pak Nas, segera bangun, karena mendengar kegaduhan di rumah pak Nas. Ketika ia keluar, ia ditangkap oleh gerombolan penculik yaitu oleh Pratu Idris dan Jahurup. Ketika Pierre menjelaskan bahwa dialah Ajudan Pak Nas, maka pihak gerombolan salah dengar bahwa dialah pak Nas. Kemudian dia diikat kedua tangannya dan dibawa dengan truk ke Lubang Buaya.
Di lubang Buaya Pierre besama dengan Brigjen TNI Sutoyo dimasukan ke dalam rumah yang terletak dekat sumur tua. Setelah disiksa secara kejam oleh anggota-anggota G 30 S/PKI berdasarkan giliran paling akhir dibunuh dan dimasukan ke dalam Lubang Buaya bersama Pimpinan TNI AD lainnya.

Saya sendiri tidak tahu apakah masang-masang artikel seperti ini 'pantas' atau tidak, tapi buat saya mengetahui tentang Pierre Tendean itu penting.
Apakah perasaan seperti ini familiar buat Anda? Ketika menemukan sebuah 'kesamaan' pada diri Anda dan pada sesuatu, Anda pun ingin mencari tahu lebih banyak tentang 'sesuatu' itu. Mungkin tidak semua orang sih, tapi saya hanya menanyakan ini sebagai penjelas atas apa yang saya katakan dengan-tidak-jelas sedari tadi.

Dari artikel di atas, ada satu hal yang menarik perhatian saya, yaitu

fakta bahwa Pierre Tendean digiring PKI ke Lubang Buaya dan menjadi korban karena salah dikira sebagai Jendral Abdul Harris Nasution.

Ini, membuat saya berpikir, menjadi pahlawan sepertinya memang bisa dilakukan dalam banyak cara.

Tapi mungkin pada intinya pahlawan itu adalah orang yang melindungi dan menyelamatkan sesuatu/orang lain dengan banyak berkorban, atau dengan banyak cara.

Seperti Pierre Tendean, di kasus ini menurut saya salah satu tindak kepahlawanannya adalah ketika dia menyelamatkan Jenderal yang di-ajudaninya dalam sebuah salah paham.

Sekarang saya jadi bertanya-tanya, dengan kapasitas saya sebagai pelajar normal dengan kapasitas pas-pasan yang lebih banyak omong besar, apakah kelak mungkin ada cara yang cocok buat saya untuk melakukan sesuatu yang cukup pantas disebut sebagai 'tindak kepahlawanan'.

Kalau Anda, bagaimana? #krik krik

****

Mohon isi post saya di atas jangan terlalu banyak diambil hati kalau terasa menyinggung dan nggak benar karena toh ini hanya pendapat saya.

Akhir kata, salam hormat untukKapten Anumerta Pierre Tendean yang lahir di tanggal yang sama dengan saya, dan salam hormat juga untuk semua pahlawan bangsa, dan pahlawan apapun itu.